Tim Buser Polsek Barat Bekuk Tiga Pembobol Ruko Pasar Prabumulih

PRABUMULIH, KS – Tim Opsnal Polsek Prabumulih Barat kembali mengamankan tiga pelaku pencurian spesialis bongkar ruko di wilayah Pasar kota Prabumulih Sumatera Selatan (Sumsel), Senin sore (3/8/2020).

Ketiga pelaku berhasil ditangkap polisi diketahui masing-masing yakni Abdal Lazi alias Ujang Toha (40) warga Jalan M Yamin Kelurahan Mangga Besar Kecamatan Prabumulih Utara Kota Prabumulih, Erwansyah alias Kopral (29) warga Graseta Kelurahan Gunung Ibul Kecamatan Prabumulih Timur Kota Prabumulih dan Ahmad Fikky (30) warga Jalan Alipatan RT 02 RW 03 Kelurahan Mangga Besar Kecamatan Prabumulih Utara Kota Prabumulih.

Kapolres Prabumulih AKBP I Wayan Sudarmaya SH SIk MH melalui Kapolsek Prabumulih Barat AKP Mursal Mahdi SE MSi didampingi Kanit Reskrim, Ipda Darmawan SH membenarkan adanya penangkapan tiga pelaku tersebut.

“Para pelaku dan barang buktinya saat ini sudah kita amankan di Polsek Prabumulih Barat. Dan sementara masih proses pemeriksaan petugas,” ujar Kapolsek saat dikonfirmasi portal ini, Senin petang (3/8/2020).

Kapolsek menjelaskan korban bernama Nirwana SE (41) warga Jalan Mayor Iskandar Rt 06 Rw 04 Kelurahan Mangga Besar Kecamatan Prabumulih Utara Kota Prabumulih melaporkan kepada pihaknya telah mengalami pencurian di toko H. Basri miliknya yang berlokasi di Jalan Jendral Sudirman no.135  Kel. Pasar 1 Kec. Prabumulih Utara Kota Prabumulih pada Rabu (29/7/2020) lalu, sekira pukul 02.00 WIB.

“Atas kejadian pencurian tersebut korban mengalami kerugian berkisar sebesar Rp. 88 juta dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Prabumulih Barat,” katanya.

Lebih lanjut dikatakan Kapolsek, ketiga pelaku akhirnya berhasil diamankan oleh petugas setelah sore tadi mengetahui  keberadaan para pelaku di kawasan Jalan Alipatan Kota prabumulih.

Kemudian tim Opsnal Polsek Prabumulih Barat langsung bergerak menuju ke tempat persembunyian para pelaku dan langsung mengamankan pelaku. Selanjutnya pelaku beserta barang bukti diamankan ke Polsek Prabumulih Barat guna penyidikan lebih lanjut.

“Untuk sementara pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif petugas penyidik. Akibat ulahnya, para pelaku dapat kita dikenakan Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara,” tegasnya. (dn)

About Redaksi 413 Articles
Menginspirasi Berita Menggugah Fakta