Kunjungan Dihentikan Sementara, Rutan Kelas II B Prabumulih Sediakan Layanan Video Call

Berita Daerah Prabumulih

PRABUMULlH, KS – Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Prabumulih menghentikan layanan kunjungan sejak Jumat (19/3/2020), sebagai gantinya melalui layanan video call (VC). Kebijakan ini diambil sebagai upaya antisipasi penyebaran virus Corona atau Covid-19 di lingkungan Rutan.

Kepala Rutan Kelas II B Prabumulih, Reza Mediansyah Purnama Amd IP SH mengatakan berdasarkan arahan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kemenkumham terkait jam kunjungan warga binaan dihentikan sementara dengan tujuan untuk mengantisipasi penularan virus Corona khususnya di Lingkungan Rutan II B Prabumulih.

“Dengan kondisi seperti seperti sekarang ini, otomatis keluarga warga binaan tidak bisa datang untuk menjenguk sementara waktu ini. Sehingga sebagai gantinya rutan sendiri telah menyediakan layanan video call ini,” kata Reza saat dibincangi, Senin (23/3/2020).

Menurutnya, Rutan Kelas II B Prabumulih telah menyediakan 7 unit perangkat komputer guna memfasilitasi kunjungan video call ini. Warga Binaan cukup mendaftar kepada petugas layanan yang bertugas dengan menyebutkan nama serta nomor tujuan yang akan dihubungi. Kemudian petugas membantu mengoperasikan komputer untuk menghubungi nomor tujuan kerabat warga binaan.

“Ada 7 unit perangkat komputer kita sediakan untuk layanan video call sebagai salah satu langkah antisipasi kita terhadap covid-19 dengan tanpa menghilangkan hak warga binaan untuk berkomunikasi dengan keluarganya,” terangnya.

Dengan difasilitasi layanan video call, Reza pun berharap agar warga binaan bisa menggunakan layanan ini sebaik-baiknya, sehingga semua warga binaan bisa merasa nyaman menggunakan layanan. Fasilitas yang ada dirawat dan kebersihan dijaga dan tetap harus tertib mengikuti jadwal video call yang telah disepakati bersama.

“Untuk durasi layanan video call ini kita berikan masing-masing selama lima belas menit. Selain itu, warga binaan juga kita berikan vitamin secara rutin untuk menambah daya tahan tubuh mereka agar tetap sehat,” tandasnya.

Sementara pantauan di Rutan Kelas II B Prabumulih, Senin pagi (23/3/2020), untuk keluarga yang ingin mengirimkan makanan masih diperkenankan. Namun, masih ada keluarga yang masih mengirimkan makanan dalam bentuk kemasan seperti mie instan, sehingga terlebih dahulu dibongkar oleh petugas sipir rutan. (dn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *