Jaga Kesehatan Warga Binaan, Rutan Kelas IIB Prabumulih Tutup Jadwal Kunjungan

Berita Daerah Prabumulih

PRABUMULIH – Sebagai upaya antisipasi penyebaran virus corona atau covid-19, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Prabumulih juga menutup jadwal kunjungan terhadap warga binaan mulai hari ini, Kamis (19/3/2020).

Hal tersebut dilakukan menyusul adanya surat edaran yang dikeluarkan oleh Sekretaris Jenderal dan Plt. Direktur Jenderal Pemasyarakatan untuk melakukan pencegahan (Zona Kuning) melalui sosialisasi dan edukasi tentang pencegahan dan penanganan covid-19.

“Guna mendukung upaya pencegahan penyebaran corona virus (covid-19) yang saat ini menjadi pedemic global, maka Rutan Kelas IIB Prabumulih juga sementara waktu menunda layanan kunjungan terhitung mulai besok, Jumat 20 Maret 2020,” kata Kepala Rutan Kelas IIB Prabumulih Reza Mediansyah Purnama Amd IP SH didampingi Kasubsi Pelayanan Tahanan, Efan Armen SH, Kamis (19/3/2020).

Reza mengatakan, kunjungan akan dibuka kembali pada dua minggu kedepan atau memerhatikan perkembangan selanjutnya. Menurutnya, ada empat langkah yang dilakukan jajaran Ditjen PAS menghadapi penyebaran Covid-19 ini. Empat langkah tersebut adalah pencegahan, penanganan, pengendalian dan pemulihan. 

“Untuk status pada rutan kita sendiri saat ini adalah zona kuning atau masih pencegahan,” imbuhnya.

Lebih lanjut Reza menjelaskan yang dimaksud status zona kuning adalah kondisi di daerah tersebut melakukan tindakan pencegahan dan penanganan. Dimana, sambung dia yang dilakukan pihaknya adalah seperti sosialisasi, penyemprotan disinfektan, penyediaan sarana-sarana deteksi seperti pengukur suhu tubuh, penyediaan sarana cuci tangan dengan sabun dan hand sanitizer.  

“Pada zona kuning juga melakukan identifikasi dengan memastikan kondisi kesehatan pegawai, tahanan, warga binaan kita yang memiliki suhu tubuh di bawah 37,5 derajat celcius,” terangnya.

Masih disampaikan Kepala Rutan Kelas IIB Prabumulih ini, sebelum adanya penutupan kunjungan tersebut, pihaknya telah menerapkan pembatasan terhadap pengunjung demi mencegah pandemi Covid-19 mewabah di Rutan Kelas IIB Prabumulih. Pengunjung yang memiliki suhu tinggi atau sakit tidak diperbolehkan masuk.

“Sosialisasi dan edukasi tentang pencegahan terpaparnya covid-19 sebelumnya juga sudah kita lakukan,” sambung Reza.

“Selain itu kami menyediakan cairan antiseptik dan tempat cuci tangan dengan air mengalir dan informasi petunjuk cuci tangan yang benar pada tempat-tempat strategis serta pemeriksaan suhu tubuh secara rutin kepada seluruh pegawai, tamu, maupun pengunjung warga binaan kita,” terangnya. (dn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *